Translate

Sunday, August 3, 2014

Lamborghini Urus, SUV dari Lamborghini

Setelah laris dengan kendaraan eksotisnya, kali ini Lamborghini kembali berinovasi dengan hadirnya SUV dari Lamborghini yang diberi nama Urus. Memiliki berat 100 kg lebih ringan dari SUV rata-rata karena menggunakan banyak serat karbon sebagai material dari kendaraan ini. Super SUV Urus ini sanggup mengeluarkan 584 bhp dengan turbocharger dengan mesin 5.2 liter-nya konfigurasi V 10. Urus memiliki mesin di depan dengan sistem penggerak roda AWD atau All wheel Drive dan mampu menembus 205 mph atau sekitar 355 km/j.

Mobil ini akan bersaing dengan banyak SUV seperti Audi Q7, Bentley EXP F 9, Porsche Cayenne dan VW Touareg. Sekian dari saya. Semoga bermanfaat.



2025 Mitsubishi MMR525 Concept


Mitsubishi merupakan petarung tangguh, tidak hanya di jalanan, tetapi juga di medan berlumpur dan berdebu dimana mereka memperebutkan piala dari World Rally Championship. Kemampuannya mengaduk tanah serta kelincahannya di jalanan membuat Mitsubishi mempersiapkan diri untuk masa depan dengan mengeluarkan konsep mobil rally dengan delapan rollers yang nantinya akan menjadi sebuah roda. Konsep anyar dari mitsubishi ini mampu meningkatkan traksi dan manuver dari mobil ini.

Diperkenalkan pada 2008 lalu, konsep mobil ini akan keluar pada 2025. Itu berarti kita tidak akan melihat mobil ini dalam jangka waktu dekat. Desain yang aerodinamis dan ringan membuat mobil ini patut diwaspadai. Menggunakan delapan rollers yang bergerak secara independen, maka dapat dipastikan traksi yang diberikan mobil ini akan sangat besar. Berikut galerinya. Sekian dari saya. Semoga bermanfaat.





Saturday, August 2, 2014

Toyota Berbagi Parts dengan Daihatsu pada Agya-nya


Setelah beberapa waktu yang lalu saya mengetes salah satu mobil pabrikan Toyota, yakni Agya. Cek di sini Test Drive Toyota Agya. Ternyata tadi sore saya menemukan bahwa rem belakang mobil pabrikan satu ini ternyata merupakan hasil share antara kedua belah pihak.

Meskipun secara penampilan dibedakan, tetapi secara parts mereka cukup sama. Padahal masyarakat memilih Toyota karena di atas kertas, Toyota merupakan brand yang lebih terjamin. Beberapa kali saya menggunakan mobil ini dan lupa melepas handbrake, tetapi mobil tetap berjalan biasa. Saudara saya yang sudah lama tinggal di Australia dengan catatan peraturan yang ketat mengenai kendaraan dan lalu lintas di sana sempat bertanya-tanya mengapa handbrake tidak memberikan tekanan yang cukup besar pada piringan cakram untuk menahan mobil.

Bukan berarti merendahkan salah satu pihak. Tetapi bukannya mayoritas memilih Toyota dengan harga lebih mahal untuk mendapatkan performa yang lebih baik bukan penampilan yang berbeda..? Jujur secara desain Daihatsu lebih terlihat natural dengan minimnya aksesoris dan parts apa adanya. Tetapi bila kita membayar lebih hanya untuk penampilan bukan performa dan keselamatan untuk apa..? Sekian dari saya. Semoga bermanfaat.